Gara-Gara Tabrakan
GARA-GARA TABRAKAN Karena dian sudah tidak mampu membendung lagi perasaannya, maka ia memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaannya itu pada Dina. Seorang gadis cantik dan solehah yang selama ini ia cintai. “Din, sebenarnya sudah lama aku mememdam perasaan labih padamu, dan sekarang aku sudah tak mampu membendungnya lagi, maukah kamu menjadi kekasih hatiku?” Dina hanya terdiam, karena sebenarnya dia pun sangat mencintai Dian. “Baiklah mungkin kamu kaget dengan pertanyaanku”. Ucap Dian sambil beranjak pergi. “Tunggu....!!!” Dini menghalanginya untuk pergi, “jika kamu benar-benar mencintaiku, maka tunggulah jawaban dariku hingga aku lulus SMA nanti. Sontak Dian kaget dengan ucapan Dina itu. Bagaimana tidak, sekarang mereka masih duduk di bangku kelas satu. itu tandanya ia harus menunggu selama tiga tahun. Itu sama saja dengan menolak secara pelan-pelan. Tapi Dian tetap yakin akan cintanya, dan ia bertekad untuk mau menunggu Dina sampai tiba saatnya nant...