Laporan Praktikum Kimia, Indikator Alam


Laporan Praktikum Kimia, Indikator Alam

Disusun Oleh : Pia Rohdina

 SMA NEGRI  1 CIKIJING 2012-2013

I.      Judul
Indikator alam

II.   Tujuan
Mendidentifikasi indikator alam

III.    Alat dan Bahan
a.      Alat
·         Platetes
·         Pipet
·         Tissue
·         Lumpang alu
b.      Bahan
·         Aquades
·         Larutan asam
·         Larutan basa
·         Beberapa indikator alam yang akan diuji

IV.    Cara Kerja
a.       Pembuatan ekstrak indikator alam
1.      Siapkan bagian tumbuhan yang berwarna, misalnya bagian mahkota bunga/daun (pilih hanya bagian yang berwarna namun tidak berwarna hijau|).
2.      Haluskan mahkota/daun tersebut, lalu tambahkan aquades.
3.      Pisahkan bagian cair dengan bagian padat (catat warna cairan/larutan indikator alam) yang di dapat.
b.      Pengujian sifat indikator alam
1.      Siapkan platetes.
2.      Teteskan larutan asam dan larutan basa (hati-hati jangan sampai kedua larutan tersebut bercampur).
3.      Tambahkan pada masing-masing larutan 2 tetes indikator alam.
4.      Catat perubahan warna yang terjadi.










565309_269220923209473_1151268717_n.jpg

 













V.  Data Hasil Pengamatan






69612_268732956591603_50618927_n.jpg



149994_268733046591594_430065353_n.jpg



485316_268733129924919_2003175008_n.jpg
 

























No.
Indikator alam
Warna asal
Warna setelah ditetesi larutan asam
Warna setelah ditetesi larutan basa
1.
Mawar
Ungu
Merah
Hijau
2.
Anggrek ungu
Ungu muda
Merah muda
Hijau muda
3.
Cabe merah
Jingga
Jingga
Jingga
4.
Kaca piring
Kuning muda
Bening
Kuning
5.
Serai
Kuning pucat
Merah muda
Kuning
6.
Lidah buaya
Bening
Bening
Kuning
7.
Bawang merah
Bening
Bening
Kuning
8.
Kunyit
Kuning
Jingga
Kuning pucat
9.
Jahe
Kuning
Jingga
Kuning
10.
Bawang putih
Kuning
Jingga
Kuning
11.
Anggrek putih
Coklat pucat
Jingga pucat
Hijau pucat
12.
Jeruk
Kuning
Kuning
kuning



VI.    Pembahasan
a.       Mawar, anggrek ungu dan anggrek putih merupakan indikator alam yang cukup baik. Karena saat ditetesi larutan asam dan larutan basa terdapat perubahan warna yang mencolok. Perbedaan warna antara larutan yang ditetesi larutan asam dengan larutan basa pun cukup mencolok. Sehingga dengan mudah kita bisa membedakan antara latrutan asam dan larutan basa.
b.      Serai, kaca piring, lidah buaya, bawang merah, kunyit, jahe, dan bawang putih juga bisa digunakan sebagai indikator alam. Akan tetapi tidak terdapat perubahan dan perbedaan warna yang mencolok dari indikator-indikator alam ini ketika ditetesi larutan asam dan basa. Jadi disa disimpulkan bahwa serai, kaca piring, lidah buaya, bawang merah, kunyit, jahe, dan bawang putih bukan indikator alam yang baik.
c.       Cabe merah dan jeruk tidak dapat dikategorikan sebagai indikator alam,  karena dari keduanya ketika ditetesi larutan asam atau basa sama sekali tidak terjadi perubahan warna dari warna semula.










DOKUMENTASI
Post a Comment